MajalahInspiratif.com, Jakarta – Tak bisa memasak, bahkan tak pernah bersentuhan dengan semua urusan perdapuran, bukan halangan bagi Mona Sutrisna untuk terjun menjadi pengusaha kuliner. Karena bagi perempuan berlatar belageox sito ufficiale marella monochrome zaini gabs saldi negozi geox vicino a me spaccio geox benetton outlet online harmont&blaine benetton outlet shop online harmont e blaine saldi 70 geox.it outlet klean kanteen ersatzteil scarpe geox bambino outlet tata shop online tata italia scarpe marella outlet online kang desain interior ini, selama ada kemauan untuk belajar dan berusaha, maka jalan kesuksesan akan selalu terbuka. Apalagi jika diiringi semangat kuat untuk mencetuskan ide-ide baru yang lebih kreatif dan inovatif, maka bisnis yang dijalankan pun bakal long lasting.
Kerinduan Mona Sutrisna, menikmati pudding yang semasa kecil kerap dibuat oleh ibunya, mendorongnya untuk order pada sebuah gerai Pudding online. Sayangnya, gerai tersebut tak lagi beroperasi. Demi menyalurkan rasa ‘ngidam’-nya, perempuan yang akrab disapa Mona ini pun memutuskan untuk membuat sendiri di rumah.

Berbekal resep-resep yang ia temukan di internet, Mona yang awalnya tidak bisa memasak bahkan cuci piring ini, nekat melakukan trial and error. Tak disangka, usai berkali-kali mencoba akhirnya ia menemukan resep Pudding Cokelat yang sesuai dengan seleranya.
Ide Bisnis. Selain keluarga, Pudding buatan Mona juga disukai teman dan kerabat dekatnya. Melihat respon yang positif, Mona pun mulai memberanikan diri menawarkan secara komersil. “Awalnya mulai menjual Pudding buatan saya ke teman dan kerabat. Seiring waktu, mulai berani menawarkan ke luar secara online,” kata perempuan kelahiran Jakarta 17 April ini, mengisahkan awal mula membangun usaha Pudding pada tahun 2016.
Seiring waktu, dengan melihat respon pasar yang semakin bagus, Mona pun memberanikan diri untuk membuat brand sendiri, yakni @sweetgilldessert. Nama Gill diambil dari nama panggilan putri sulungnya, yang bernama lengkap Lovely Gillian Effendy.
Alasan khusus yang mendorong Mona semakin serius berbisnis Pudding, karena ia senang menciptakan keindahan dalam sebuah produk. “Karena basic saya dulu sebagai Desainer Interior, maka meski berbeda bidang namun hal yang saya jalani saat ini masih ada benang merahnya, yakni keindahan. Dan saya memang mencintai apa yang saya kerjakan, maka ini mendorong saya untuk menekuni bisnis kuliner, ditambah lagi ketika saya menjalankan bisnis per-pudding-an ternyata banyak peminatnya,” jelas istri dari Janhsan Effendy ini.
Mulut ke Mulut hingga Endorse. Menjalankan bisnis online, mendorong Mona untuk gencar berpromosi secara online. Di awal usaha, karena hanya melayani made by order, ia pun rajin menawarkan Pudding kreasinya lewat WhatsApp hingga Instagram. Dari tiap pesanan yang datang, para pelanggan setia @sweetgilldessert tak segan berpromosi dari mulut ke mulut kepada teman, kerabat maupun rekan bisnis mereka, sehingga nama @sweetgilldessert kian berkembang dari waktu ke waktu.
Bukan itu saja, demi memopulerkan @sweetgilldessert dan mendongkrak angka penjualan, Mona juga memanfaatkan jasa endorsement dari para Selebgram, Food Blogger maupun artis-artis ternama. Ia juga kerap menggelar promo khusus, karena menurutnya dalam berbisnis, memberikan promo merupakan hal yang penting agar para customer tertarik berbelanja. “Setiap bulan kita memberikan promo-promo yang berbeda. Misalnya bulan pertama kita memberikan promo free ongkir untuk delivery wilayah tertentu, lalu bulan berikutnya promo diskon produk, dan masih banyak lagi cara kita melakukan promo,” tukas Mona.

Dipilih karena Unik. Jika di awal usaha, Mona sekadar menawarkan varian Pudding Cokelat, maka dari waktu ke waktu perempuan berwajah oriental ini terus menambah kreasi rasa maupun tampilan Pudding. Selain mengikuti trend atau request customer, ia juga berani menawarkan menu-menu yang unik dan belum pernah ada.
“Produk yang kita tawarkan adalah produk yang unik yang belum ada dijual di Jakarta, juga Tangerang dan sekitarnya. Bahkan kita juga membuat produk yang memang belum ada di Indonesia. Seperti tahun lalu kita mengeluarkan produk Pudding dipadukan dengan balon snowglobe. Balon snowglobe ini muncul pertama kali untuk konsep Natal tahun lalu. Dan balon ini memang belum pernah ada yang jual di Indonesia, bahkan mesinnya kami buat sendiri karena tidak ada yang menjual,” tutur Ibu dari Lovely Gillian Effendy & Velove Vivian Effendy ini.
Menyasar semua kalangan sebagai target market, menu-menu yang ditawarkan @sweetgilldessert lebih banyak dipesan untuk acara Ulang Tahun. Hal ini karena @sweetgilldessert menghadirkan Pudding unik sebagai pengganti Kue Ulang Tahun. Selain Pudding Balon Snowglobe yang menjadi menu unggulan dan kerap dipesan untuk event spesial seperti Ulang Tahun, Natal, Lebaran atau Imlek, sejauh ini @sweetgilldessert juga menawarkan ragam kreasi Pudding yang tak kalah unik. Mulai dari Pudding Kelapa Kopyor, Pudding Cokelat Marshmellow, Pudding Buah, Pudding Tumpeng, hingga Pudding Lumut.
Agar customer tidak bosan dan memiliki pilihan lain, kini varian menu @sweetgilldessert tak melulu tentang Pudding. Tersedia juga kreasi Cake dan Cookies Hias seperti Alphabet Cookies hingga Birthday Cake.
Tampilan yang unik dan menarik kian klop dengan citarasa premium yang pas di lidah. Pasalnya tiap varian dibuat menggunakan bahan baku berkualitas. Bahkan Mona hanya menggunakan buah-buahan segar untuk pelengkap maupun hiasan. “Kita menyediakan produk dari berbagai macam model dan harga yang bisa dijangkau oleh semua kalangan. Tentu saja tanpa mengurangi kualitas bahan yang kita gunakan. Misalnya untuk pemanis Pudding, kita menggunakan gula pasir premium, bukannya pemanis buatan. Demikian juga dengan buahnya, semua buah fresh, bukan buah kalengan,” ujar Mona yang hobi mendengarkan musik, wisata kuliner, dan menonton film.
Berkat inovasi dan kreasi menu yang ditawarkan, customer yang memesan pun terus bertumbuh, mendorong Mona untuk membuka gerai offline di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Dan untuk mengakomodir pesanan, selain menyediakan ready stock namun dalam jumlah terbatas, beberapa menu juga bisa dipesan dalam hitungan jam sebelum diantar.
Selangkah Lebih Maju. Meski varian menu yang dibuat begitu unik, diakui Mona dalam berbisnis selalu ada tantangan. “Munculnya kompetitor yang juga menjual produk yang sama, ini menjadi tantangan untuk kita. Karena itu kita selalu berusaha untuk terus berinovasi agar selangkah lebih maju dan menjadi yang terdepan ataupun yang terbaik dalam menciptakan dan memberikan inovasi produk-produk yang unik sehingga customer juga akan tetap setia,” ujar Mona.
Usaha yang telah berjalan 7 tahun ini selalu disyukuri Mona. Apalagi banyak konsumen yang dari awal usaha hingga sekarang, tetap menjadi pelanggan setia berbagai produk @sweetgilldessert. “Yang paling membanggakan adalah produk kita banyak diminati dan dinikmati oleh semua kalangan. Bahkan banyak artis hingga pejabat yang menyukainya,” terang Mona.
Bertambahnya customer @sweetgilldessert bukan hanya dipengaruhi oleh keunikan menu yang dihadirkan, tapi juga keramahan pelayanan yang senantiasa diutamakan Mona dan tim. “Persaingan dalam bisnis itu suatu hal yang lumrah. Tapi kami punya cara untuk mengatasinya. Selain menawarkan sesuatu yang unik dan berbeda, kami juga selalu bekerja dengan hati dan selalu semangat dalam berinovasi, memberikan yang terbaik dan maksimal dari semua aspek, baik bahan, tampilan produk, packaging, hingga service. Dan yang terakhir tidak membeda-bedakan customer, semua dilayani sama dengan baik,” tekan Mona.
Pencapaian @sweetgilldessert di tahun ketujuh, tidak terjadi tiba-tiba. Tapi buah dari kerja keras, semangat yang tak pernah pudar dan selalu menghadirkan inovasi. Dengan semua pencapaian ini, tidak membuat Mona terlena. Ia masih memiliki banyak rencana untuk usahanya. “Ingin memperluas bisnis dengan membuka toko sendiri dan tetap berinovasi dengan menciptakan ide-ide produk baru yang unik,” pungkasnya.

Dukung Pebisnis Perempuan Semakin Maju
Tak pernah terpikirkan oleh Mona Sutrisna, usaha @sweetgilldessert yang dibangun 7 tahun lalu, kini telah berkembang pesat. Dalam pandangannya, dulu bisnis hanya dikuasai kaum laki-laki. Seiring waktu, semakin banyak wanita yang terjun di dunia bisnis.
“Peran perempuan saat ini tidak hanya terbatas menjadi pelaku UMKM, tetapi malah justru bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi terutama di era digitalisasi ini,” tuturnya.
Karena itu tagline, #womansupportwoman, tidak hanya sekadar ucapan, tapi saling mendukung sesama perempuan pebisnis agar bisa maju bersama-sama. Yang dampaknya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi semua kalangan.
Selalu Sisihkan Waktu untuk Me Time
Di tengah kesibukan sebagai istri, ibu dan pebisnis, Mona Sutrisna selalu menyediakan waktu untuk dirinya sendiri. “Setiap hari pasti sibuk dalam mengurus pekerjaan dan juga mengurus anak-anak, baik di rumah atau pun mengantar anak ke sekolah,” cerita Mona, yang berbagi tugas dengan suami, Janhsan Effendy, dalam mengembangkan @sweetgilldessert.
Namun, saat memiliki waktu senang, meski hanya sejam akan digunakan Mona untuk memberi energi bagi diri sendiri. “Kadang bersama teman-teman, hanya sekedar sarapan atau pun ngopi sudah bikin saya segar lagi,” jelasnya.
Sebagai pecinta aneka makanan, kuliner bersama keluarga maupun teman-teman bisa menjadi sarana relaksasi bagi Mona. “Karena saya suka makan, jadi ketika ada waktu, saya pasti mencoba tempat-tempat kuliner yang baru buka,” ucapnya.
Sosok Ayah Sebagai Pahlawan
Bagi Mona Sutrisna, ayahnya adalah sosok yang menginspirasi dirinya. Pahlawan dalam hidup Mona. “Papa sudah meninggal, namun dari beliau saya belajar banyak. Papa selalu bekerja dengan hati, tidak mudah lelah, tidak gampang mengeluh. Karena Papa selalu bilang tujuan bekerja untuk keluarga terutama anak-anaknya, jadi Almarhum bekerja dengan hati. Semua pekerjaan yang dilakukan dengan hati akan membuahkan hasil yang baik juga. Itu nilai-nilai hidup yang Papa ajarkan ke kami, anak-anaknya,” tukasnya.
Dengan melihat daya juang, semangat, dan kemauan yang luar biasa dari Sang Ayah menjadikan pribadi Mona yang tidak mudah menyerah. “Dalam bisnis ini, banyak tantangan, hambatan. Tapi nilai-nilai yang Papa ajarkan selalu saya ingat, itu membuat saya menjadi pribadi yang terus berjuang menggapai semua impian,” ujar Mona.
Kemerdekaan Finansial Bukan Hanya Sekadar Nominal Semata
Kemerdekaan finansial adalah impian setiap orang, termasuk Mona Sutrisna. Lalu apa pandangan Mona tentang kemerdekaan finansial? “Bagi saya, kemerdekaan finansial sangatlah penting. Namun, menurut saya mengukur tingkat kemerdekaan finansial tidak serta merta hanya dengan nominal tabungan, aset, harta, dan investasi semata. Tetapi juga diukur dengan tingkat kebahagiaan dan bagaimana cara kita mensyukuri apa yang sudah kita miliki saat ini,” terang Mona.
Bagi Mona, kemerdekaan finansial, tidak selalu paralel dengan uang semata. “Pengalaman berharga dalam membangun bisnis pun menjadi investasi tersendiri. Mengapa? Karena dengan banyak pengalaman yang dialami, kita jadi tahu, cara mengantisipasi, apabila ada masalah-masalah yang datang. Karena dalam bisnis tidak hanya sekadar untung semata, tapi ada tantangan, hambatan tapi juga ada solusi, asal kita mau menemukannya,” tutupnya.
Info Lebih Lanjut
Sweetgilldessert
Whatsapp ; 0818996358
Instagram ; sweetgilldessert







