Di tengah maraknya tren kuliner modern dan makanan viral, Take the Pastry justru memilih kembali ke akar rasa yang paling dekat dengan masyarakat Indonesia, jajanan pasar. Namun, brand ini tidak menyajikannya secara konvensional. Jajanan pasar khas Indonesia dikemas ulang dengan tampilan yang lebih rapi, unik, dan elegan, sehingga cocok untuk berbagai acara, baik formal maupun nonformal.
“Semua orang Indonesia rata-rata menyukai jajanan pasar. Kami hanya mengemasnya dengan cara yang lebih rapi dan unik agar bisa dinikmati di berbagai momen,” ungkap Owner Take the Pastry.
Konsep inilah yang menjadi dasar positioning Take the Pastry di industri kuliner, yang menghadirkan cita rasa tradisional sebagai sajian modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini.
Penuh Kenangan. Take the Pastry lahir untuk menjawab kebutuhan pasar akan comfort food, yakni makanan yang memberi rasa nyaman dan familiar, namun dengan standar kualitas yang lebih tinggi. Konsumen tidak lagi hanya mencari rasa enak, tetapi juga kualitas bahan, kebersihan proses produksi, serta tampilan produk yang menarik.
“Kami ingin menghadirkan sajian penuh kenangan dengan kualitas dan bahan premium,” jelasnya.
Pendekatan ini membuat Take the Pastry tidak hanya menjual makanan, tetapi juga pengalaman.

Kekuatan Produk. Kekuatan utama Take the Pastry terletak pada kualitas rasa yang dihasilkan dari bahan-bahan pilihan, proses pengolahan yang higienis, serta harga yang tetap kompetitif di pasar. Selain itu, kemasan menjadi nilai tambah yang memperkuat citra brand.
“Rasa berasal dari bahan berkualitas, diolah dengan kehigienisan dapur kami. Harganya masih bersaing dan kami kemas dengan rapi dalam berbagai bentuk,” ujarnya.
Perpaduan antara rasa, kualitas, dan estetika inilah yang membuat produk Take the Pastry mudah diterima oleh berbagai segmen konsumen.
Model Bisnis yang Adaptif. Saat ini, Take the Pastry menerapkan model bisnis take away dan delivery untuk menjangkau konsumen secara lebih luas dan efisien. Meski demikian, brand ini memiliki visi jangka panjang untuk terus berkembang.
“Tidak menutup kemungkinan di tahun 2026 kami akan menghadirkan konsep dine-in,” tambahnya.
Model bisnis yang fleksibel memungkinkan Take the Pastry beradaptasi dengan dinamika pasar kuliner yang terus berubah.

Menjaga Konsistensi Lewat Sistem Operasional
Dalam bisnis kuliner, menjaga kualitas adalah tantangan utama. Untuk itu, Take the Pastry menerapkan sistem central kitchen dengan standar operasional yang jelas.“Training dan koordinasi di central kitchen harus berjalan dengan baik dan sesuai standar,” jelasnya.
Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap produk yang sampai ke tangan konsumen memiliki kualitas yang konsisten.
Dan agar tetap relevan, Take the Pastry secara rutin melakukan research and development (RnD). Tim mengamati tren pasar, lalu memodifikasi produk agar tetap sesuai dengan selera lidah Indonesia.
Evaluasi dilakukan setiap minggu, sementara pembaruan produk direncanakan setiap tiga bulan. Strategi ini memungkinkan brand terus berinovasi tanpa kehilangan identitas utamanya.

Media Sosial sebagai Kunci Pertumbuhan
Dalam strategi pemasaran, media sosial memegang peran penting bagi pertumbuhan Take the Pastry. Platform digital menjadi sarana utama untuk membangun brand awareness, berinteraksi dengan konsumen, sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui layanan pesan-antar.“Media sosial sangat berpengaruh dalam membangun awareness brand kami,” ujarnya.
Target pasar utama Take the Pastry adalah perempuan berusia 22–55 tahun, mulai dari wanita karier, mahasiswi, hingga ibu-ibu arisan. Mereka adalah konsumen yang menghargai rasa, kualitas, dan tampilan produk dalam satu paket.
Seperti bisnis kuliner lainnya, Take the Pastry juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari menjaga kualitas produk, rotasi SDM, hingga kenaikan dan kelangkaan bahan baku. Namun, semangat untuk terus melangkah menjadi kunci utama.“Kami tetap berjalan apa pun yang terjadi. Research sudah pasti, dan yang terpentingnever stop,” tutupnya.
Dengan konsistensi, inovasi, dan komitmen pada kualitas, Take the Pastry membuktikan bahwa jajanan pasar Indonesia bisa tampil premium tanpa kehilangan rasa dan jiwanya.Laili
Info Lebih Lanjut:
Instagram : @takethepastry







