Crowdfunding Typography Banner
CEO PT Pandhega Baksya Nusantara, Managing Partner Pandhega Baksya Law Firm

Devi Trisnawati, S.H., M.H, Persaingan Bukan Ancaman Tapi Pemicu untuk Maju

Bagikan:

Custom_4_1750499828897

MajalahInspiratif.com, Jakarta – Cantik, cerdas dan tegas itulah Devi Trisnawati, SH., M.H., CEO PT Pandhega Baksya Nusantara dan Managing Partner Pandhega Baksya Law Firm. Wanita yang aktif dan kreatif ini meraih gelar sarjananya di Universitas Bengkulu, yang akhirnya menjadi fondasi awal karier hukumnya. Berbekal Pendidikan dan pengalaman lebih dari lima tahun di bidang perbankan Devi melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Pelita Harapan dan meraih gelar Magister Hukum.

Jika ditanya, siapa tokoh yang menginspirasi perjalanan hidupnya, dengan tegas dijawab Sri Mulyani, Menteri Keuangan RI. “Beliau seorang perempuan yang bisa memegang peranan penting dalam menghadapi tantangan besar di level global. Dia tegas dan memiliki integritas tinggi. Kemampuannya dalam menavigasi ekonomi nasional di tengah krisis adalah bukti bahwa kepemimpinan yang berbasis data dan moral bisa berjalan beriringan,” jelas Devi bersemangat.

Dari Sri Mulyani, Devi belajar banyak tentang pentingnya ketegasan, akuntabilitas, dan kejelasan visi dalam memimpin. “Beliau juga menjadi contoh bahwa profesionalisme dan keberanian mengambil keputusan adalah aset penting dalam dunia bisnis maupun pemerintahan,” tandas Devi.

Wanita yang dikenal aktif  sebagai anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) ini berkomitmen untuk menjalankan praktik hukum dengan standar profesionalisme tinggi dengan fokus pada penguasaan hukum bisnis dan litigasi. Untuk itulah dalam perjalanan kariernya ia menempuh pendidikan profesi kepailitan.

Saat ini  Devi mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis IT berupa platform Business First – Pandhega yang menyediakan bisnis waralaba dan wadah UMKM. Tujuannya untuk mengembangkan usaha dalam bentuk franchise dan retail di dalam platform yang kelak bisa memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin membuka peluang usaha sekaligus mengembangkan UMKM di Indonesia. PT Pandhega Baksya Nusantara telah terdaftar sebagai Anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Tidak Hanya Memberi Wadah Tapi Membangun Ekosistem

Bicara tentang usaha yang ditekuninya ini, menurut Devi platform Business FirstPandhega  hadir sebagai solusi terintegrasi yang menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai peluang dalam satu aplikasi. “Di dalamnya, pengguna bisa menemukan berbagai pilihan bisnis waralaba, menjangkau distributor, maupun produsen, menampilkan katalog produk, hingga mendapatkan dukungan hukum dan teknologi,” ujar penggemar olahraga badminton ini.

Manurut Devi, semua proses yang sebelumnya tersebar kini dapat diakses secara praktis dan aman dalam satu platform. Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas layanan dan pendekatan berbasis kolaborasi.

“Kami tidak cuma memberi wadah, tetapi juga membangun ekosistem yang mendampingi pelaku usaha dari awal hingga tahap ekspansi. Dengan kombinasi teknologi, layanan hukum, dan strategi pemasaran digital, kami menciptakan model yang holistik untuk mempermudah dan mempercepat pertumbuhan bisnis, terutama bagi UMKM dan brand yang ingin berkembang secara nasional maupun internasional,” ungkap Devi.

Lantas, bagaimana cara Devi menghadapi persaingan? “Saya memandang persaingan bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai pemacu untuk terus berkembang dan maju. Daripada membandingkan diri dengan kompetitor, saya lebih memilih untuk fokus pada penguatan value proposition dan peningkatan kualitas layanan. Inovasi, konsistensi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna adalah kunci menghadapi pasar yang dinamis.”

Selain itu, Devi percaya bahwa membangun relasi yang sehat dan berkolaborasi dengan pihak lain justru membuka peluang yang lebih besar. Dalam banyak hal, kemitraan lebih kuat daripada kompetisi. Dunia usaha saat ini menuntut sinergi lintas bidang dan ia berupaya untuk terus menjadi bagian dari ekosistem yang tumbuh bersama.

Menyinggung rencana bisnisnya ke depan, Devi ngin sekali mengembangkan aplikasi ini menjadi ekosistem digital terdepan di Asia Tenggara yang tidak hanya melayani pasar Indonesia, tetapi juga menjadi gerbang masuknya pelaku usaha luar negeri ke pasar lokal.

“Kami ingin menjadi mitra strategis bagi brand yang ingin melakukan ekspansi, serta memberi ruang yang lebih luas bagi UMKM Indonesia untuk dikenal  di skala international dalam bidang ekonomi melalui platform yang tengah dijalankan PT Pandhega Baksya Nusantara,” ungkap Devi.

Selain itu, Devi juga tengah mempersiapkan inisiatif edukasi bisnis dan sertifikasi digital yang bisa diakses langsung dari aplikasi dengan harapan ke depan akan membantu para pelaku usaha memahami aspek legal, branding, hingga digital marketing dengan lebih mudah. Ia juga menjelaskan bahwa visi perusahaannya menjadikan aplikasi Business First sebagai one-stop business solution yang tumbuh bersama penggunanya.

Berani Beradaptasi Tanpa Kehilangan Nilai Inti

Krisis ekonomi global yang saat ini terjadi di mana-mana berpengaruh besar terhadap berbagai bidang usaha. Menurut Devi, UMKM Indonesia memiliki daya tahan yang luar biasa di tengah guncangan ekonomi global. Namun, daya tahan ini tidak bisa terus diandalkan tanpa intervensi strategis. “Kita melihat masih banyak pelaku UMKM yang belum terdigitalisasi, kesulitan mengakses permodalan dan menghadapi tantangan legalitas. di sinilah peran kita untuk menciptakan sistem yang tidak hanya mendorong, tetapi juga mengamankan pertumbuhan mereka,” jelas Devi.

Sebenarnya strategi Pemerintah dalam memperkuat UMKM merupakan langkah yang sangat tepat. “Tapi agar efektif perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan teknologi. Platform seperti aplikasi Business First sangat berperan besar sebagai jembatan antara pelaku usaha dengan akses yang sebelumnya sulit dijangkau. Ketahanan UMKM ke depan akan semakin kuat jika kita semua ikut membangun ekosistem yang lebih adaptif, digital, dan kolaboratif.

Kunci sukses Devi terletak pada konsistensi, keberanian untuk berubah dan kemampuan membaca arah. Dunia bisnis terus bergerak, dan kita tidak bisa stagnan. Kita harus berani beradaptasi tanpa kehilangan nilai inti yang kita pegang.

“Saya selalu percaya bahwa keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari pencapaian materi, tetapi dari nilai dan dampak yang bisa kita ciptakan untuk orang lain. Di sisi lain, penting juga untuk dikelilingi oleh orang-orang yang se-visi. Tim yang solid, lingkungan yang mendukung, dan komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan menjadi fondasi penting. Saya juga selalu menekankan pentingnya integritas dalam setiap keputusan bisnis, karena pada akhirnya kesuksesan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika dibangun dengan kepercayaan,” tandas Devi yang suka dengan kebaya karena menurutnya kebaya bukan hanya busana, tetapi juga simbol keanggunan, kekuatan, dan sejarah perempuan Indonesia. Dalam setiap jahitannya, tersimpan nilai budaya dan karakter yang patut dilestarikan.

Ajak Kalangan Muda Berani Berkarya. Devi sangat peduli dengan generasi muda. Ia menekankan agar generasi muda  tidak takut untuk memulai berkarya. Banyak hal besar justru berawal dari langkah kecil yang konsisten. Jangan tunggu semuanya sempurna. Belajarlah dari proses, jatuh bangun dan terus beradaptasi.

Khusus untuk perempuan, Devi meyakinkan bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak perubahan. “Dunia usaha adalah ruang yang terbuka lebar bagi siapa pun yang berani melangkah dengan integritas dan semangat memberi dampak terhadap kemajuan serta memberikan peluang pekerjaan sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegas Devi.

Memasak Cara Ampuh Melepas Penat

Kesibukan Devi tentu menyita banyak waktu dan energi. Karena itu, baginya menyempatkan waktu untuk  me time sangat penting. “Biasanya saya masak dan menghabiskan waktu bersama Puppy yang sangat saya cintai. Di tengah kesibukan, dapur menjadi tempat saya menyalurkan kreativitas. Proses memasak membuat saya lebih fokus, sabar, dan menikmati setiap langkah kecil yang pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang bernilai. Serta kebersamaan dengan Puppy yang saya miliki dapat menghilangkan rasa lelah dari berbagai aktivitas. Rasa cinta yang tulus mereka miliki menghasilkan energi positif untuk membuat semangat kerja dan menenangkan hati dari segala tantangan kehidupan,” ujar Devi tersenyum.

Bagikan:

Bagikan: