Crowdfunding Typography Banner
Owner PT Mitra Usaha LabMedic, PT Syura Jaya Bersaudara dan PT Kawan Setia

Benny Budihartono Gunawan, Kobarkan Semangat Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas

Bagikan:

1



MajalahInspiratif.com, Jakarta – Sebagai pengusaha muda yang lahir dan tumbuh besar di Indonesia, kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk merupakan hal yang lumrah bagi seorang Benny Budihartono Gunawan. Pengusaha sekaligus Influencer asal Surabaya-Jawa Timur ini, menyadari hakekat kemajemukan yang selama ini terbentuk di masyarakat Indonesia adalah salah satu dari kekayaan khasanah bangsa Indonesia.

Perbedaan suku, agama, etnik dan lain sebagainya merupakan suatu kekayaan dan ciri khas dari bangsa Indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan menyadari keberagaman bukanlah suatu masalah. Dan perbedaan-perbedaan tersebut justru merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih hal itu sudah termaktub dalam salah satu butir Pancasila, yang berbunyi ’Persatuan Indonesia’, yang menegaskan persatuan dari keberagaman itu merupakan salah satu sendi dan dasar dari Negara Indonesia.

”Fenomena yang terjadi di masyarakat Indonesia saat ini menurut pandangan saya tidak ada yang berubah. Jadi persatuan dan kesatuan yang diwariskan oleh leluhur kita terdahulu masih bisa kita pertahankan. Hal ini tampak dari perayaan-perayaan hari besar keagamaan, terlihat jelas adanya toleransi yang terjadi antar-umat beragama. Meski berbeda tetap terlihat sikap saling menghormati setiap perayaan agama masing-masing. Itu merupakan contoh konkrit yang terjadi di masyarakat kita saat ini. Karena bangsa Indonesia mempunyai motto yang sangat populer yaitu, berbeda itu indah. Jadi  semangat persatuan itu masih terus kita pertahankan sejak zaman dahulu sampai saat ini,” ujar sosok yang akrab disapa Ko Ben Gun ini.

Semangat Toleransi. Meski kemajemukan dan keberagaman telah mendarah daging dalam tubuh bangsa, namun tak bisa dipungkiri belakangan ini masyarakat Indonesia kerap mengalami krisis toleransi. Perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan. Padahal, perbedaan itu sendirilah yang seharusnya membuat Indonesia menjadi indah karena lebih ’berwarna’.

”Menurut saya, sebagai masyarakat atau warga Negara Indonesia seharusnya kita memiliki dasar dan pandangan bahwa meski berbeda akan tetapi kita satu. Jadi semangat Bhineka Tunggal Ika itu harus selalu kita jadikan dasar dalam hidup bermasyarakat. Karena dengan dasar pemahaman inilah kita akan dapat mempertahankan rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan yang ada. Terutama di era modern sekarang ini, rasa kebhinekaan inilah yang akan menjadi benteng dan pondasi kuat bagi kita di tengah arus globalisasi. Oleh sebab itu, apa pun yang terjadi kita harus bisa dan mampu mempertahankan rasa kebhinekaan yang akan menciptakan semangat toleransi yang kuat dalam hidup bermasyarakat. Sehingga akan menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah-tengah masyarakat kita yang berbeda-beda, baik agama, suku bangsa, sosial, budaya dan lain sebagainya,” papar pengusaha kelahiran Banyuwangi, 9 Juni 1976 ini.

Kesadaran masyarakat untuk selalu mengobarkan semangat kebhinekaan tentu tak bisa lepas dari peran serta Pemerintah. Bukan hanya sekadar menetapkan peraturan dalam bermasyarakat, namun juga menciptakan keadilan yang bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

”Peran Pemerintah dalam hal ini tentunya dengan menciptakan iklim kondisi masyarakat yang baik dan sejahtera secara adil dan merata. Dengan pembangunan di segala bidang, baik di bidang ekonomi, sosial,  budaya, dan sebagainya, serta berupaya mengurangi kesenjangan pembangunan antar-daerah.  Dengan cara-cara tersebut diharapkan Pemerintah dapat mendorong agar semangat persatuan dan kebersamaan itu dapat menjadi energi yang positif sebagai upaya menuju Indonesia Emas,” papar lelaki berpostur gagah ini.

Dukung Pemerintah. Pembangunan merupakan proses perubahan sosial ke arah yang lebih baik melalui berbagai upaya yang dilakukan secara terencana. Tujuan utama pembangunan adalah tercapainya kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator tercapainya kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari menurunnya angka kemiskinan.

Namun, peran Pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang merata tentu membutuhkan kontribusi positif dari masyarakat. Salah satunya, dari para pengusaha yang dapat membuka lapangan pekerjaan, sehingga mampu mengurangi angka pengangguran yang berefek pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Sebagai langkah kongkrit, Ko Ben Gun ikut andil mendukung Pemerintah merealisasikan pemerataan pembangunan. Sosok yang sempat meniti karier sebagai staff Marketing hingga Direktur di sebuah perusahaan ini, sejak 2015, merintis beberapa perusahaan yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan tenaga kerja. Yakni PT Mitra Usaha LabMedic, PT Syura Jaya Bersaudara dan PT Kawan Setia.

PT Mitra Usaha LabMedic, bergerak di bidang medical distribution. Bisnis yang merupakan wujud kontribusinya kepada negara. Ia berusaha menghadirkan peralatan baru berteknologi canggih yang diimpor dari luar negeri untuk digunakan di negeri sendiri. Sehingga masyarakat Indonesia  yang selama ini memilih berobat ke luar negeri, beralih ke dalam negeri saja.

“Kita melangkah sesuai hati nurani kita selama itu bermanfaat sama orang lain dan memberikan efek positif bagi negara,” imbuhnya.

Bangga Produk Lokal. Selain memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan, pehobi olahraga gym ini juga bangga dan membanggakan produk-produk lokal. Lewat bisnis berlabel Banana Accessories yang dirintis bersama rekannya Herianto, pada tahun 2015, ia sukses membuat beragam aksesoris cantik yang sebagian besar materialnya mengutamakan bahan-bahan lokal yang berasal dari beberapa kota di Indonesia.

Lewat bisnis tersebut, Ko Ben Gun ingin memperkenalkan kualitas bahan lokal yang sebenarnya tidak kalah dengan material impor.

Impian Masa Kecil. Menjadi pengusaha yang mampu mengembangkan beberapa lini bisnis memang impian Ko Ben Gun sejak kecil. Tak heran sosok pekerja keras yang terinspirasi dari kegigihan kedua orangtuanya dalam mencari nafkah, pantang berputus asa ketika dihadapkan pada suatu kendala.

“Impian masa kecil yang membuat saya semakin ulet terhadap semuanya agar bisa berada seperti sekarang. Tidak boleh menyerah. Meskipun mengalami kegagalan, kita harus tetap maju dan di suatu titik pasti kita menemukan jalan yang baik untuk mencapai keberhasilan tersebut,” tegasnya.

Do it to duit, merupakan motto yang senantiasa dipegang teguh Ko Ben Gun. Karena ia yakin jika seseorang hanya berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa, tidak mungkin mendapatkan uang atau penghasilan. “Lakukan dulu semaksimal mungkin baru kita akan menuai hasil,” tutupnya. Laili, WD

Prestasi Membanggakan

Belasan tahun mengarungi dunia bisnis, bukan hal mudah bagi Ko Ben Gun. Berbagai kendala hingga jalan terjal pun kerap dilaluinya. Kini, ia telah mencecap manisnya perjuangan. Kesuksesan yang digapai bahkan juga diakui banyak pihak. Terlihat dari deretan prestasi membanggakan yang telah ia raih.

Selain didaulat menduduki posisi sebagai Wakil di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, ia juga dipercaya menjabat sebagai President Platinum Surabaya Charity, BOD Lions Club Platinum, Forum Harmoni Indonesia Member dan  Vice Head Division Procurement of Goods and Service.

Dari pengalaman hidup yang dilalui, Ko Ben Gun menyakini semua orang memiliki peluang yang sama untuk mewujudkan impian menggapai sukses. Namun, hanya para pejuang tangguh yang memilih untuk bangun dari tidur lalu berusaha keras yang mampu merealisasikannya.

Bagikan:

Bagikan: