Crowdfunding Typography Banner
Head of Marketing MOP Beauty

Kavita Krisnamurty, Kembangkan Brand Lokal Berstandar Global

Bagikan:

3

MajalahInspiratif.com, Jakarta – Jika kebanyakan orang mulai memikirkan arah karier saat memasuki bangku kuliah, perjalanan Kavita Krisnamurty justru dimulai jauh lebih dini. Sejak kecil, perempuan yang akrab disapa Vita ini sudah dengan dunia jual beli. Jiwa wirausaha itu tumbuh organik, bukan dari teori, melainkan dari kepekaannya melihat peluang dan keberanian untuk mencoba.

Di usia 26 tahun, jam terbangnya telah melampaui kesan ‘anak muda yang meniti cepat’. Ia menapaki berbagai kota, profesi, dan industri sering kali harus memulai dari nol hingga akhirnya dipercaya memegang posisi Head of Marketing sebuah brand kecantikan premium yang kini dikenal luas di Indonesia.

“Banyak yang mengira perjalanan karier saya berlangsung cepat karena usia yang masih muda, padahal di balik itu ada proses panjang, berbagai pivot, dan jam terbang tinggi yang tidak terlihat publik,” ungkap Vita.

Fondasi Karier. Perjalanan profesional Vita tidak pernah linear. Justru keberaniannya melakukan banyak pivot inilah yang memperkaya ketajaman strateginya hari ini. Saat bersekolah di SMAN 1 Tangerang Selatan, Vita berada di Kelas Bilingual (Enrichment Class), yakni kelas khusus dengan metode pembelajaran dua bahasa—Inggris dan Indonesia. Setelah lulus, ia sempat mengikuti program intensif Bahasa Jerman di Goethe-Institut sebagai persiapan kuliah di Jerman. Namun rencana tersebut akhirnya batal karena belum mendapatkan izin dari keluarga besar, khususnya dari pihak ayah.

Ia kemudian mencoba kuliah Arsitektur, namun hanya bertahan satu semester, karena merasa tidak cocok dengan bidang tersebut. Setelah keputusan besar itu, Vita memberanikan diri merantau ke Bali. Ia bekerja sebagai Administrator sambil melakukan berbagai pekerjaan part-time, fase yang mengajarinya kedisiplinan, kemandirian dan adaptasi lintas situasi.

Setelah beberapa tahun stay di Bali, Vita kembali ke Jakarta dan kuliah sambil bekerja sebagai Educational Consultant (Sales). Peran ini memperkuat kemampuan komunikasinya, pendekatan customer-centric, serta kemampuan membaca karakter manusia.

Tidak lama kemudian, ia masuk ke sektor IT dan Telekomunikasi di Jakarta, dua bidang yang membentuk gaya kerjanya menjadi sistematis, detail-oriented dan berbasis data.

Setelah mengantongi fondasi teknis tersebut, Vita kembali lagi ke Bali, di mana ia menjabat sebagai Marketing Manager di sebuah brand skincare. Pengalaman ini menjadi titik penting dimana ia mulai masuk ke dunia kecantikan, memperdalam strategi pemasaran end-to-end, serta memimpin tim dalam berbagai proyek besar.

Semua fase tersebut, yang sering kali luput dari sorotan publik menjadi struktur tak terlihat yang membentuk seorang Vita hari ini.

Lompatan Besar: Tahun 2021 menjadi titik balik dalam perjalanan karier Vita, ia  bergabung dengan Mother of Pearl (MOP) Beauty, yang pada masa itu brand kecantikan milik Tasya Farasya tersebut masih berada di tahap embrio. “Waktu itu belum ada struktur organisasi, belum ada blue print marketing, belum ada alur kerja yang baku. Semua masih dibangun dari tangan para perintis awal,” kenang terang lulusan terbaik D3 Business Administration dari Politeknik LP3I Jakarta ini.

Berbekal pengalaman sebagai Marketing Manager di perusahaan skincare sebelumnya, Vita masuk sebagai Senior Marketing Staff, namun peran yang ia jalankan jauh lebih luas dari title tersebut.

Sejak hari pertama, ia tak hanya mengurus marketing, tetapi ikut membangun fondasi perusahaan dari nol, sesuatu yang kini menjadi core system MOP Beauty. Di bawah kepemimpinannya, berbagai sistem dasar dirancang dan diimplementasikan. Mulai dari Alur kerja marketing, sistem keuangan dasar perusahaan, Cross-divisional work flow, Campaign approval system, blue sprint project management, fondasi partnership and operasional structure, hingga parallel development low antara brand dan products team. Semua sistem tersebut masih digunakan hingga hari ini dan menjadi backbone perusahaan.

“Ada satu momen penting yang merekam perjalanan awal MOP Beauty. Waktu itu, produksi pertama kami diantar ke warehouse di akhir pekan. Akhirnya, bersama Kak Putri dan Pak Dayat, saya turun langsung ke warehouse untuk menerima barang, mengecek kuantitas, menghitung Stock Keeping Unit (SKU), hingga memastikan produk siap masuk ke channel distribusi. Momen ini menjadi simbol bahwa MOP Beauty dibangun bukan hanya oleh strategi, tetapi kerja tangan dan ketekunan,” terangnya.

Dedikasi dan konsistensi tersebut membuat Vita dipercaya menjadi Sales & Marketing Manager hanya delapan bulan kemudian. Dan pada Oktober 2023, ia dipercaya menjabat sebagai Head of Marketing, posisi strategis yang biasanya diisi oleh profesional dengan usia lebih senior.

Namun bagi Vita, perjalanan ini bukan tentang usia. “Pertanyaan tentang usia sering muncul, tapi bagi saya kapasitas, konsistensi, dan ketajaman strategi jauh lebih penting daripada angka usia.”

Peran Strategis. Sebagai Head of Marketing MOP Beauty, ruang lingkup peran Vita tidak hanya luas, tetapi juga bersifat menyeluruh dari hulu ke hilir. Ia memimpin seluruh arus strategi hingga eksekusi detail yang menentukan kualitas brand di setiap titik sentuh. Namun bagi Vita, kepemimpinan bukan tentang bekerja sendirian,  melainkan memimpin sistem, proses dan tim yang ia bentuk, latih, dan kuatkan sejak hari pertama.

Seluruh fungsi marketing ia jalankan bersama rekan-rekan leader untuk memastikan setiap elemen berjalan dengan standar tinggi dan terintegrasi. Salah satu pondasi utamanya adalah Marketing 360 Strategy, di mana Vita memastikan bahwa ekosistem marketing MOP Beauty mulai dari digital, offline, PR, komunitas hingga perjalanan pelanggan, berjalan selaras dan konsisten.

Ia juga berkolaborasi erat dengan Product Development, yang dipimpin oleh Via, terutama setelah product launch. Perannya adalah mengumpulkan suara dan feedback customer secara langsung, lalu menyampaikannya sebagai constructive insights untuk perbaikan produk maupun pengembangan berikutnya.

Kolaborasi ini berjalan dua arah, yakni ketika muncul keluhan atau kesalahpahaman dari customer, ia menjadi penghubung awal yang meneruskan concern mereka kepada Product Development. Sebaliknya, ia juga membantu menyampaikan kembali penjelasan teknis dari Product Development sebagai expert, agar informasi diterima customer dengan tepat.

Pendekatan ini membuat proses evaluasi produk lebih tajam, customer-centric, dan berdampak pada kualitas produk berikutnya. Dalam ranah komunikasi publik, Vita mengarahkan PR, Media Relations, dan Press Strategy, memastikan perspektif brand tersampaikan dengan akurat dan elegan. Ia juga menjadi garda depan dalam PR Crisis, menyusun strategi komunikasi yang presisi untuk melindungi reputasi brand maupun founder pada momen-momen krusial.

Kemudian, pada strategi pertumbuhan, Vita merancang partnership & collaboration Strategy yang menghubungkan MOP Beauty dengan berbagai brand lain, komunitas, hingga kolaborator strategis, dengan standar kualitas yang selalu berorientasi pada kredibilitas. Ia turut memimpin arah affiliate dan live selling, memastikan setiap materi dan eksekusinya berdampak langsung pada penjualan dan persepsi.

Selain itu, pengalaman pelanggan adalah bagian yang sangat dijaga olehnya. Dari pendekatan customer excellence hingga offline store experience, Vita memastikan bahwa ambience, pelayanan, dan display di toko-toko MOP Beauty mencerminkan karakter brand dan menawarkan pengalaman experience-first.

Dalam hal perencanaan besar, ia menakhodai end-to-end campaign planning mulai dari riset, konsep kreatif, produksi konten, eksekusi, hingga evaluasi performa. Vita juga menyusun marketing calendar yang ketat namun adaptif, selaras tren pasar dan kebutuhan industri. Sementara itu, dalam proses produksi, ia mengawasi PR package dan merchandise,  memastikan semuanya hadir dalam kualitas terbaik. Termasuk pula dalam perannya adalah merancang event dan offline brand activation yang autentik, menyentuh, dan memorable.

Dan dari seluruh proses tersebut, Vita menegaskan bahwa setiap strategi dan eksekusi dijalankan bersama tim inti yang kuat. Selain Via sebagai Head of Product, ada juga Putri yang menjabat sebagai Head of Business Development, Development dan Nabila sebagai Creative Director. Kolaborasi Vita dan tiga leader tersebut menjadi empat pilar penting yang menjaga ritme brand tetap stabil, progresif dan terarah.

Hasil Nyata Kerja Tim. Salah satu langkah strategis paling besar yang dijalankan Vita pada awal perjalanan MOP Beauty adalah kerja sama eksklusif dengan Sociolla selama satu tahun, terhitung dari tanggal 7 September 2021 hingga 7 September 2022. Keputusan ini menempatkan MOP Beauty sebagai brand kecantikan premium.

“Sesuai arahan Founder kami, MOP Beauty harus memiliki persepsi high-value sejak awal. Dan di tahun 2021, Sociolla berada di puncak momentum pertumbuhannya,” jelas Vita.

Selain mengamankan kerja sama, Vita juga merancang skema barter-value, alignment benefit partnership, hingga synergy plan offline–online yang menjadi kunci keberhasilan kolaborasi tersebut. Hasilnya, launching perdana MOP Beauty berhasil mencatatkan prestasi, seluruh stok habis dalam waktu hanya 8 jam.

Momentum itu berlanjut hingga penjualan e-commerce. Saat MOP Beauty resmi masuk Shopee pada September 2022, penjualan kembali mencetak sejarah, Rp 1 miliar hanya dalam waktu 13 menit. Angka tersebut bukan sekadar hype, tetapi menjadi catatan historis pertumbuhan brand hingga kini.

“Produk-produk MOP Beauty sekarang sudah tersebar di lebih dari 55 kota di Indonesia dan hadir di Guardian, Watsons, BeautyHaul, GT, modern retail, dan berbagai channel lainnya,” tambah Vita.

Ia menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan hasil kerja kolektif antar divisi, terutama Tim Marketing dan Business Development dalam proses channeling, negosiasi, dan market entry.

Di bawah kepemimpinan Vita, jumlah produk juga meningkat tajam dari 2 produk/2 SKU saat launching (2021) menjadi 28 produk/264 SKU per November 2025, sebuah lompatan besar dalam waktu yang relatif singkat.

Seluruh fondasi strategi, sistem, dan eksekusi yang Vita bangun bersama para leader memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan revenue dan percepatan perkembangan MOP Beauty. Pencapaian ini membuktikan bahwa kepemimpinan bukan soal usia, tetapi tentang ketajaman membaca peluang, keberanian mengeksekusi, serta konsistensi menjaga standar dari waktu ke waktu.

Bukan sekadar kampanye. Sejak menjabat sebagai Head of Marketing MOP Beauty, Vita menghadirkan berbagai inovasi yang memperkuat posisi brand di industri kecantikan Indonesia. Salah satu momentum besarnya adalah perayaan ulang tahun ke-3 MOP Beauty pada 2023, yang diubahnya menjadi gerakan sosial bertema ‘Healthy, Pretty, and Wealthy—That’s How Women Should Be’.

Kampanye ini menegaskan bahwa perempuan berhak sehat, cantik, dan sejahtera. Strateginya menggabungkan mobile beauty activations, kolaborasi event, serta rangkaian program edukasi untuk meningkatkan engagement, awareness, hingga mempercepat penjualan. Puncaknya adalah distribusi 17.000 produk ke 79 kota, menjadikannya salah satu gerakan kecantikan terbesar di Indonesia.

Pada ulang tahun ke-4, Vita kembali mendorong batas kreativitas dengan mengangkat tiga pilar utama, yakni empowerment, sustainability, dan inclusion. Kampanye ini memperkuat peran MOP Beauty sebagai ruang kolaborasi lintas komunitas. Ia menggagas MUA Competition Tour untuk menghubungkan brand dengan talenta lokal sekaligus memperkuat ekosistem kecantikan daerah.

“Kami sangat fokus pada community development, terutama MOP Babes—Beauty Enthusiasts, Makeup Artists, dan para pendukung loyal lainnya. Para MUA adalah creative force penting yang membantu jutaan perempuan merasa cantik dan percaya diri,” ujarnya.

Komitmen inklusivitas juga diwujudkan lewat kolaborasi dengan Deaf Illustrators, menghadirkan karya seniman Teman Tuli sebagai bentuk dukungan terhadap keberagaman. Di sisi keberlanjutan, Vita mendorong Waste Station, yakni program daur ulang kosmetik yang menargetkan 14,3 ton dalam satu tahun dan berhasil mencapai 15 ton hanya dalam tujuh bulan.

Vita juga meluncurkan gerakan #LocalFoundersLocalPowers untuk memperkuat ekosistem brand lokal dan meningkatkan kebanggaan terhadap produk Indonesia. Melalui berbagai large-scale events dan community-led activations, mulai dari workshop, pop-up, hingga kampanye offline, Vita menciptakan pengalaman yang mendekatkan brand dengan komunitasnya.

Baginya, inovasi tak hanya soal kampanye besar, tetapi bagaimana brand menghadirkan pengalaman terbaik dalam setiap detail. Sebagai Head of Marketing, ia memimpin seluruh siklus kampanye, mulai dari strategi, integrasi offline–online, komunikasi komunitas, hingga evaluasi menyeluruh demi memastikan pengalaman brand yang konsisten, relevan dan berdampak.

Menurut Vita, seluruh pencapaian ini adalah bagian dari tanggung jawab untuk memberi manfaat. “Intinya, pencapaian terbesar adalah dampak positif yang tercipta dari setiap keputusan, program, dan campaign, membantu wanita, komunitas, dan industri berkembang, serta meninggalkan legacy yang berarti,” tutur perempuan yang belum lama ini turut mengantar MOP Beauty meraih penghargaan bergengsi di ajang Sociolla Award 2025, kategori Popular Makeup of The Year dan Best Setting Spray of The Year.

Harapan dan Masa Depan.Tentang masa depan, Vita membagi mimpinya menjadi dua jalur, ambisi profesional dan visi personal. Secara profesional, ia ingin membawa MOP Beauty naik ke level lebih tinggi, bukan hanya dari aspek penjualan, tetapi juga dari sisi narasi, pengalaman hingga makna emosional bagi customer.

Di sisi lain, ia tengah membangun The Sunny Side of Marketing, yakni sebuah platform yang bukan hanya membahas tentang strategi global, insight industri,dan kreativitas di dunia marketing modern. Langkah ini menjadi fondasi awal dari visinya menjadi marketing consultant berskala global, dengan ambisi membantu brand-brand Indonesia bertumbuh dengan standar internasional dan menembus pasar yang lebih besar dan menciptakan impact yang lebih luas. Tujuannya bukan hanya berbagi strategi, tetapi juga mengembangkan brand agar lebih profitable, scalable dan berkelas internasional, sekaligus memperluas peluang bisnis global.

“Satu goal saya, membawa MOP Beauty sebagai brand lokal dengan mentalitas dan standar global,” tekannya.

Dan di luar jalur profesionalnya yang ambisius, ia juga menyimpan satu impian personal yang begitu spesifik dan indah. Hidup tenang dan elegan di Monaco, dengan kehidupan yang curated, refined dan passive income.

Baginya, perjalanan ini adalah tiga hal, the work is my fuel, The platform is the journey dan Monaco is the destination. “Jadi harapan saya kedepan bisa terus berkembang, terus belajar, terus relevan, sambil membawa brand dan komunitas ke standar yang lebih tinggi,” pungkasnya.

 Dua Energi Besar dalam Perjalanan Kavita Krisnamurty

Dalam perjalanan kariernya, Vita selalu percaya bahwa inspirasi terbesar tidak selalu datang dari panggung besar atau tokoh yang jauh. Justru, inspirasi terkuat sering lahir dari orang-orang yang bekerja paling dekat, mereka yang hadir setiap hari, bergulat dengan tantangan yang sama, dan menyalakan energi yang membuat sebuah visi terus bergerak.

Ada dua sosok yang selama ini membentuk cara Vita berpikir, bekerja, dan memimpin, baik dalam hal visi, integritas, maupun standar kerja. Sosok pertama adalah Tasya Farasya, Founder dan CEO MOP Beauty. Selama hampir lima tahun bekerja bersama, Vita melihat Tasya bukan hanya sebagai founder, tetapi sebagai role model yang menunjukkan bagaimana sebuah brand dibangun dengan passion, keberanian, dan totalitas. Tasya adalah sosok visioner yang tidak hanya memikirkan masa depan brand, tetapi menghidupkannya melalui kerja keras sehari-hari.

Hubungan keduanya pun bukan sekadar relasi formal antara atasan dan bawahan, tetapi sebuah hubungan co-creation. Setiap hari menjadi ruang kolaborasi yang hidup bukan instruksi satu arah, melainkan proses saling mengasah ide dan menajamkan strategi.

Ada periode-periode intens di fase awal perjalanan brand, ketika kolaborasi berlangsung hingga larut malam dan bahkan berlanjut saat sahur. Bagi Vita, momen-momen itu bukan dramatisasi, melainkan representasi budaya kerja yang penuh dedikasi dan komitmen.

Di tengah dinamika itu, ada satu kalimat Tasya yang selalu menetap dalam memori Vita. Sesuatu yang sederhana, tetapi mengubah cara ia melihat kemampuannya sendiri.

“Beliau pernah bilang, ‘Vit, dengerin gue… elo pasti bisa. Gue percaya, cuma lo yang bisa’,” tirunya.

Bagi Vita, point tersebut bukan motivasi kosong, tetapi bukti kepercayaan yang membuatnya berani mengambil keputusan besar, menghadapi tekanan industri, dan tumbuh menjadi pemimpin muda yang lebih matang.

“Satu prinsip beliau yang selalu saya ingat adalah ‘go big or go home’. Tasya mengajarkan bahwa jika ingin menciptakan sesuatu yang besar, kita harus hadir dengan totalitas,” terangnya.

Sejak awal bergabung dengan MOP Beauty, Vita memahami bahwa bekerja di industri yang bersentuhan dengan figur publik berarti berada dalam ekosistem dengan dua sisi yang sama kuat. Di satu sisi, brand mudah dicintai dan cepat diterima pasar. Namun di sisi lain, brand juga sangat mudah diserang bahkan isu sederhana dapat berkembang dengan cepat. Dari Tasya, Vita belajar bahwa reputasi dibangun bukan dari satu malam, melainkan dari konsistensi, transparansi, dan keberanian berdiri tegak ketika brand berada di tengah sorotan publik.

Sosok kedua yang memberi warna besar dalam perjalanan Vita adalah Brena Dwita, COO MOP Beauty yang dikenal dengan energi maskulin yang tegas, logis, cepat, dan sangat sistematis. Jika Tasya menghidupkan visi dan passion, maka Brena memberikan struktur, disiplin, dan ketegasan eksekusi. Prinsip Brena yang paling melekat bagi Vita adalah ‘Bisa karena biasa, biasa karena dipaksa’.

Dari Brena, ia belajar bahwa pertumbuhan terjadi ketika seseorang berani memaksa dirinya keluar dari zona nyaman, bukan sesekali, tetapi setiap hari.

Dan dari dua figur besar ini, Vita tidak hanya belajar, tetapi juga membangun standar kerja dan sistem yang mengangkat level tim, menjadikannya salah satu pilar strategis di MOP Beauty. Ia menyatukan dua energi penting, yakni passion dan sistem, intuisi dan struktur, kehangatan dan ketegasan. Keduanya membentuk Vita menjadi pemimpin muda yang grounded dan strategis, namun tetap penuh empati. Pemimpin yang tumbuh bukan karena teori, tetapi karena pengalaman nyata bersama dua perempuan dengan energi besar.

Bagikan:

Bagikan: