Crowdfunding Typography Banner
CEO PO Bus Setia Alam Transindo

Nimas Tia Setia, Ubah Mindset Karyawan Jadi Pengusaha Sukses

Bagikan:

1

MajalahInspiratif.com, Jakarta – Menjadi pengusaha bukanlah sekadar mimpi bagi Nimas Tia, pengusaha sukses asal Semarang Jawa Tengah. Perempuan tangguh yang dikenal ramah dan rendah hati ini, sukses mengubah mindset dari seorang calon karyawan menjadi pengusaha sukses. Ia adalah pemilik dua bisnis besar di bidang industri pariwisata dan pertanian. Nimas Tia menjabat sebagai CEO PO Bus Setia Alam Transindo dan juga Direktur Keuangan dari sebuah pabrik pupuk yang dikelola bersama sang suaminya, Syaiful Qomar.

Awal Mula Perjalanan Bisnis

Nimas Tia mengawali dunia bisnis sejak duduk di bangku kuliah, tepatnya perkuliahan di semester 6. Ketika itu, ia sedang menempuh skripsi dan sudah hampir selesai. Di tengah tugas dan padatnya aktivitas, ia bertemu dengan sang kekasih yang kini menjadi suaminya. Menurut Nimas suaminya yang menjadi motivator sehingga ia mampu mengubah cara pandang hidup dari sekadar menjadi karyawan menjadi pelaku usaha yang tangguh.

“Kebetulan bertemu dengan suami yang waktu itu masih menjadi kekasih, tetapi mengajarkan bagaimana menjadi business woman. Saya berhasil mengubah mindset dari karyawan menjadi seorang pengusaha dan pertama kali berbisnis, saya berbisnis property,” kenang Nimas.

Berhubung perputaran uang sangat lambat di bisnis property, Nimas mencoba binis baru. Ia beralih ke perdagangan retail sparepart impor dari Tiongkok China. Sayangnya, usaha tersebut sempat mengalami kebangkrutan karena dikhianati oleh karyawanya.

“Kita beli dari importir di China dan berkembang sampai akhirnya ada salah satu karyawan yang mengkhianati. Akhirnya usaha kita berantakan dan sempat mengalami penurunan.”

Kegagalan yang terjadi tidak membuat Nimas kehilangan semangat untuk bangkit dan mencoba hal baru. Bersama suami, ia terus mengembangkan bisnis baru. Akhirnya Nimas menemukan bisnis yang menjanjikan di bidang pertanian yang ditekuni sejak pandemi Covid-19.

“Bisnis pertanian yang berkembang dan jalan sampai saat ini. Di pertanian waktu itu sudah mengalami Covid. Ketika Covid, ada salah satu karyawan saya yang pintar mencari tanaman obat. Dulu dia impor dari Thailand ke Indonesia. Namanya kunyit hitam dan saya bersama suami mengembangkan tanaman tersebut.”

Masih tertantang untuk terus mengembangkan bisnis, Nimas dan suami memutuskan untuk mendalami ilmu tanah dan kimia. Usahanya berakhir membanggakan ketika berhasil meracik formula pupuk hingga mendirikan pabrik pupuk serta menjual produknya ke berbagai daerah di Indonesia. Nimas memiliki peran penting sebagai Kepala Direksi Keuangan sembari aktif dalam pemasaran dan pengembangan jaringan bisnis.

Menyalurkan Cinta pada Dunia Transportasi

Sebagai pecinta dunia perjalanan khususnya bus, Nimas dan suami memiliki keinginan kuat untuk membangun bisnis baru di dunia transportasi. Ia dan suami akhirnya mendirikan PO Bus Setia Alam Transindo yang melayani penyewaan bus pariwisata, paket wisata Jawa, Bali, Lombok, Family Gathering, Ziarah Wali Songo dan lainnya.

Menurut Nimas, awalnya ia hanya membeli dua hingga empat armada. Tidak disangka bisnis berkembang pesat dan mampu berdiri sendiri sampai sekarang.

“Saya membuka PO Setia Alam Transindo dan di sana saya kelola sendiri dengan manajemen yang baik. Alhamdulillah PO Bus Setia Transindo mampu berdiri sendiri dan menghasilkan uang sendiri, mampu menghidupi karyawan dan semoga semakin berkembang lagi,” ujar Nimas penuh semangat.

Di bawah kepemimpinannya, PO Setia Transindo dikenal memberikan pelayanan lengkap dan aman.  Bagi Nimas, pelayanan, kelengkapan, inovasi dan kreativitas merupakan modal utama untuk mengembangkan bisnis di bidang ini supaya tidak tergerus zaman. Nimas dan tim berusaha memberikan sarana prasarana yang baik seperti melengkapi fasilitas, menghadirkan promo dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

“Keamanan juga menjadi prioritas utama. Semoga Setia Transindo selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Sementara untuk bisnis yang lain semoga kita dapat terus berinovasi membuat produk, meracik formula baru agar tidak tenggelam dan tergeser oleh pabrik-pabrik besar yang ada di Indonesia.”

Prestasi dan Rasa Bangga

Perlahan tapi pasti, Nimas membuktikan bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah telah membuahkan hasil. Terbukti, bisnis-bisnisnya terus berkembang pesat sampai sekarang. Ia bahkan pantas dijuluki sebagai salah satu Crazy Rich yang ada di Semarang Jawa Tengah.

Nimas mengatakan, salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya adalah bisa naik Haji Furoda di usia 30 tahun bersama suami. Tak hanya itu, ia juga berhasil mengumrohkan seluruh anggota keluarga dari hasil jerih payah sendiri.

“Waktu itu saya masih berusia tiga puluh tahun kalau tidak salah, saya naik Haji Furoda bersama suami di Haji Akbar. Saya bangga sekali dengan itu dan sangat senang. Setelah haji, saya bisa mengumrohkan seluruh keluarga. Pakde, Bude, Tante, Bule, Om, Papa, Mama, anak, sepupu, adik-adik, semuanya bisa saya umrohkan,” bangga Nimas.

Nimas juga merasa bangga sekaligus senang dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Bahkan dari bisnis yang dibuat, Nimas mampu menaikkan derajat rekan bisnisnya tersebut. Menariknya, berhubung Nimas berhasil menciptakan teknologi pupuk terbaru dan pertama kali ada di Indonesia, maka produk pupuknya tidak hanya dipasarkan di Indonesia. Nimas berbangga hati ketika produk pupuknya berkembang sampai ke Brunai dan Malaysia hingga akhirnya ia berhasil membuat perusahaan dan kilang minyak di Malaysia.

“Usaha pupuk ini bisa menjadi peluang orang-orang untuk berbisnis dari orang yang dulunya tidak punya apa-apa, mohon maaf, sekarang jadi bisa beli mobil dua, tiga, bahkan bisa menumbuhkan sultan-sultan baru dengan menjual produk dan kita saling bekerja sama,” ungkap Nimas.

Perempuan Mampu Memimpin Bisnis

Menjadi perempuan tidak menghalangi untuk menjadi sosok pemimpin yang inovatif di dalam dunia bisnis. Nimas sudah membutikan kesuksesan dengan beberapa bisnis yang dijalankan bersama suami tercinta. Ia percaya perempuan memiliki kelebihan seperti ketelitian, kerapian dan intuisi yang kuat untuk membangun bisnis.

“Jadi perempuan itu mempunyai hak untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat tanpa adanya keterbatasan. Bahkan di luar sana perempuan bisa menjadi Bupati, bisa menjadi Wakil Daerah, Menteri, Kepala Daerah dan dapat mengambil keputusan,” tekan Nimas.

Nimas yakin dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang pesat, perempuan dapat membangun kerajaan bisnisnya sendiri. Ia percaya segala sesuatu yang dikerjakan dengan tekun akan menghasilkan hal-hal besar.

“Kita bisa memulai usaha baru dengan berdagang secara online, live TikTok, membuka marketplace di Instagram dan memperluas jaringan melalui handphone. Intinya perempuan harus berdaya, berkarya dan mandiri meskipun di belakangnya ada suami sebagai kepala keluarga.”

Membangkitkan Semangat, Kejujuran, dan Sedekah

Perempuan kelahiran Pati, 29 Februari ini, memiliki rahasia sukses dalam membangun bisnis. Menurutnya, semangat, kejujuran dan sedekah adalah kunci meraih kesuksesan. Setiap hari, Nimas selalu berusaha melakukan introspeksi diri, bersedekah, bekerja keras penuh semangat, pantang menyerah dan yang pasti mengutamakan kejujuran dalam melakukan apapun termasuk bisnis.

“Setiap hari yang dilakukan adalah introspeksi diri untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik, memperbanyak bersedekah, lebih rajin lagi dalam bekerja, lebih giat lagi dan selalu semangat. Terus belajar dan berani mencoba hal baru dengan penuh perencanaan, tidak mudah putus asa, lebih tekun lagi, dan kejujuran yang saya tegakkan. Dan yang paling penting bekerja dengan sepenuh hati.” Ungkap Nimas berbagi kiat sukses.

Tak hanya itu, Nimas juga tetap menjaga kesehatan dan penampilan sebagai business woman. Ia selalu menyempatkan diri ke klinik kecantikan untuk perawatan dan olahraga Gym, Zumba sampai Boxing agar tubuhnya tetap bugar.

“Saya menyempatkan waktu untuk ke klinik kecantikan. Kalau ingin badan bugar, saya pergi ke Fit Hub. Saya melakukan Zumba, olahraga, ngegym, Insight Flow, Boxing dan Aero Boxing,” tuturnya.

Nimas selalu membagi waktu antara bisnis dan keluarga. Ia selalu menyediakan waktu untuk suami dan sang buah hati tercinta. “Untuk membagi waktu antar bisnis, keluarga dan dunia sosial merupakan prioritas terbaik. Jadi ketika membutuhkan saya, ketika suami membutuhkan saya, saya selalu siap, selalu bisa melayani, bisa menemani. Insyaallah kalau untuk waktu, saya bisa membagi waktu dengan sebaik mungkin.”

Harapan ke Depan

Nimas berharap semua usaha yang sudah dibangun dapat berkembang dengan lancar dan memberikan manfaat luas. Ia berharap dapat menambah unit bus, memperluas pabrik dan menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

“Harapannya semoga bisnis saya lebih lancar, dimudahkan lagi, tidak ada masalah, berkembang dengan baik, pabrik memiliki prospek dan unit bus dapat bertambah, sehingga dapat menciptakan lapangan-lapangan pekerjaan baru,” harap dan tekadnya.

Selain itu, perempuan yang hobi travelling ini, juga ingin mengembangkan bisnis baru di bidang lain. Namun ia berusaha tetap fokus pada pemikiran yang harus direalisasikan dan rencana-rencana ke depan untuk bisnisnya.

“Saya ingin menambah bisnis baru lagi. Tentunya masih banyak pengembangan pemikiran yang harus direalisasikan dan rencana ke depan. Membuat pabrik baru, menambah armada dan usaha yang dapat membawa manfaat bagi banyak orang,” tutup Nimas.

Bagikan:

Bagikan: